
PUNYABANDUNG,- PT Honda Prospect Motor (HPM) terus memperkuat jaringan mobil bekas bersertifikasi di Indonesia Timur dengan meresmikan Honda Sanggar Laut Maros di Kabupaten Maros dan Honda Sanggar Laut Belopa di Kabupaten Luwu.
Dengan kehadiran dua dealer ini, jumlah outlet Honda Certified Used Car di Indonesia bertambah menjadi 20 dealer, melengkapi jaringan yang sebelumnya telah hadir di berbagai kota, mulai dari Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang, Yogyakarta, Surakarta, Palembang, Makassar, hingga Gorontalo.
Kedua dealer baru di bawah naungan Honda Sanggar Laut Selatan (SLS) ini menjadi outlet mobil bekas bersertifikasi kedua dan ketiga setelah pembukaan pertama di Makassar pada 2024.
Selain mobil bekas bersertifikasi, konsumen juga dapat mengakses layanan 3S (Sales, Service, Spare Parts) serta fasilitas bodi dan cat, sehingga seluruh kebutuhan dapat terpenuhi dalam satu lokasi terpadu.
- Honda Sanggar Laut Maros: Jl. Jend. Sudirman, Kelurahan Pettuadae, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros.
- Honda Sanggar Laut Belopa: Sungai Pareman No. 47, Kelurahan Pammanu, Kecamatan Belopa Utara, Kabupaten Luwu.
Yusak Billy, Direktur Sales & Marketing serta After Sales HPM, menegaskan bahwa Sulawesi memiliki potensi besar pada segmen mobil bekas.
“Pasar mobil bekas di Sulawesi terus menunjukkan pertumbuhan signifikan. Kehadiran dealer di Maros dan Luwu memberikan akses lebih luas bagi konsumen untuk mendapatkan mobil bekas Honda berkualitas, sekaligus kemudahan layanan tukar tambah agar konsumen bisa beralih ke mobil baru Honda dengan lebih praktis,” ujarnya.
Honda Certified Used Car hanya menawarkan mobil bekas dengan usia pemakaian di bawah 5 tahun dan jarak tempuh maksimum 100.000 km. Seluruh unit melalui proses inspeksi ketat dan rekondisi menggunakan suku cadang asli Honda, yang ditangani langsung oleh teknisi bersertifikasi.
Setiap unit juga mendapatkan garansi tambahan 1 tahun atau 20.000 km, sehingga konsumen tidak hanya memperoleh mobil bekas dengan harga kompetitif, tetapi juga jaminan kualitas serta nilai jual kembali yang lebih tinggi.***




